Rentang pengamatan hidrologi 1877–1894 menjadi rujukan pembanding debit sungai di Jawa
Java 1903 menyebut pengamatan 1877–1894 yang dicetak dalam konteks debit banjir Brantas, lalu membandingkannya dengan debit maksimum Solo di Ngloewak.
Urutan peristiwa penting terkait lahirnya gagasan, survei teknis, desain, pembahasan anggaran, kritik, dan perkembangan pekerjaan Solo Vallei berdasarkan dokumen sejarah yang sedang dikurasi.
Beberapa peristiwa yang ditandai sebagai penting untuk memahami pembentukan gagasan dan perkembangan Solo Vallei.
Java 1903 menyebut pengamatan 1877–1894 yang dicetak dalam konteks debit banjir Brantas, lalu membandingkannya dengan debit maksimum Solo di Ngloewak.
Pada tahun 1890 dari Babad sepanjang batas residentie dibuat dwarsdijk yang menghubungkan ke tanah tinggi untuk menahan air banjir dari hulu Solo.
De Ingenieur 1892 mencatat rujukan artikel J. L. Pierson berjudul De plannen tot verbetering der bevloeiing en afwatering van de Solo-vallei, dilengkapi satu pelat.
De Ingenieur 1892 mencatat bahwa total biaya pekerjaan Solo Vallei diraming 18 juta gulden, termasuk 5,5 juta gulden untuk membuat uitwatering baru atau pemindahan muara ...
Java 1903 menyebut bahwa pekerjaan air besar yang diharapkan menghidupkan kembali tanah-tanah Solo Vallei mulai dilaksanakan pada 1893.
Java 1903 menyebut bahwa karena biaya sangat mengecewakan atau tegenvallen, pekerjaan Solo Vallei pada 1898 dischors/ditangguhkan.
Menampilkan 110 data timeline berdasarkan filter yang dipilih.
Sampai tahun 1827, Bowerno disebut sebagai bestuurszetel. Setelah itu regent dan asisten-residen pindah ke Radjègwësi, yang kemudian dikenal sebagai Bodjonegoro.
“Tot 1827 was het bestuurszetel, maar toen verhuisden regent en assistent-resident naar Radjègwësi, sedert Bodjonegoro geheeten.”
Insinyur Ledeboer disebut merancang rencana untuk memperbaiki keadaan irigasi yang tidak menguntungkan di Solo-vallei.
De Ingenieur 1892 menyebut bahwa rencana verlegging van de Solo-rivier naar de grens van de residentie Rembang telah dibicarakan sejak tahun 1853.
“Het mijns inziens eenige goede en rationeele plan, het verleggen van de Solo-rivier naar de grens van de residentie Rembang, in 1853 ter sprake gebracht...”
Java 1903 menyebut bahwa pemotongan atau afsnijding bocht sungai kadang dibantu penduduk, seperti yang terjadi lebih dari 30 tahun sebelumnya di antara Bodjonegoro dan Babad.
“Nu en dan wordt de afsnijding bevorderd door de bevolking, zooals ruim 30 jaren geleden geschiedde halverwege Bodjonegoro en Babad.”
De Ingenieur 1892 menyebut bahwa rencana pengalihan Solo-rivier ke batas Residentie Rembang telah diraming pada tahun 1876 sebesar 11 juta gulden.
“...in 1876 geraamd op 11 millioen, werd èn om de hooge kosten èn om den langen tijd... ter zijde gelegd.”
Insinyur Dijkstra mendapat opdracht untuk meneliti lebih lanjut dan mengembangkan plan-Ledeboer.
Dalam debat Eerste Kamer disebut opnemingen berlangsung dari 1877 sampai 1885.
Java 1903 menyebut pengamatan 1877–1894 yang dicetak dalam konteks debit banjir Brantas, lalu membandingkannya dengan debit maksimum Solo di Ngloewak.
“De Solo-rivier had bij Ngloewak, waarboven zij een stroomgebied van ruim 10.000 K.M2. bezit, een grootsten afvoer van 2700 M3; deze komt ... eens in de 14 of 15 jaar voor.”
Pada tahun yang sama setelah mengambil alih tugas, Pierson mengajukan voorstel yang kemudian memengaruhi penghentian opnemingen.
Setelah Dijkstra dipindahkan ke pekerjaan spoorwegen, insinyur Pierson mengambil alih opdracht terkait Solo-vallei.
De Ingenieur 1892 menyebut bahwa persoalan ini telah dibahas dalam rangka penetapan Indische begrooting tahun 1881.
“...de behandeling van dit onderwerp bij de vaststelling van de Indische begrooting in 1881.”
Proposal Pierson tahun 1881 disebut memberi aanleiding untuk menghentikan opnemingen di Solo-vallei.
Pierson menyatakan opnemingen yang dihentikan pada 1885 dilanjutkan kembali pada 1889.
Dalam surat yang kemudian dibacakan, Pierson merasa keberatan terhadap perintah penghentian opnemingen di Solo-vallei pada 1885.
De Ingenieur 1892 merujuk voordrachten van der Slemden dan Schalij dalam rapat Koninklijk Instituut van Ingenieurs pada 14 Februari 1888, 10 April 1888, dan 11 Februari 1890.
“De voordrachten van de heeren van der Slemden en Schalij, in de vergaderingen van het Kon. Instituut van Ingenieurs van 14 Februari en 10 April 1888 en 11 Februari 1890...”
Opnemingen Solo-vallei dilanjutkan kembali atas perintah Opperbestuur, dengan Pierson sebagai chef.
Dalam debat Eerste Kamer disebut opnemingen dilanjutkan lagi dari 1889 sampai 1891.
Departemen Burgerlijke Openbare Werken menyusun rencana irigasi umum yang menggabungkan berbagai rencana irigasi.
Dalam rencana irigasi umum, Mackay memilih dua belas dari enam belas pekerjaan, sedangkan pekerjaan Solo-vallei tidak termasuk dalam daftar yang telah diputuskan.
Pada tahun 1890 dari Babad sepanjang batas residentie dibuat dwarsdijk yang menghubungkan ke tanah tinggi untuk menahan air banjir dari hulu Solo.
“om tenminste het overstroomingswater van hoogerop te keeren, is in 1890 van Babad af langs de grens der residentiën een dwarsdijk gelegd.”
Pada tahun 1890, Marine melakukan vierjaarlijksche opneming terhadap vaarwater Westgat Soerabaija. Hasilnya menunjukkan kemunduran dibanding keadaan tahun-tahun sebelumnya.
“In 1890 had vanwege de Marine de vierjaarlijksche opneming van bedoeld vaarwater plaats ... en toonden eenigen achteruitgang aan.”
De Ingenieur 1892 mengutip Koloniaal Verslag 1890 yang menyatakan bahwa verlegging van de monding der Solo-rivier ke arah Oedjong Pangka hanya dapat dianggap sebagai hulpmiddel sementara untuk mempertahankan Wester vaarwater.
“Het blijkt nu dat de verlegging van de monding der Solo-rivier in de richting Oedjong Pangka ... slechts als een tijdelijk hulpmiddel tot behoud van het Wester vaarwater moet beschouwd worden.”
OCR menyebut Kraus mendapat verlof hingga akhir Agustus 1890, namun secara kronologi tampak janggal karena konteksnya sesudah 1897.
Pada 24 September 1890, melalui gouvernementsbesluit Indisch Staatsblad No. 199, alinea 2 pasal 3 Indisch Waterstaatsreglement tentang urutan opnemingen irigasi dicabut.
“Bij gouvernements besluit van 24 Sept. 1890 (Ind. Stbl. n°. 199) ... werd ingetrokken.”
Pierson menawarkan rencana irigasi dan drainase Solo-vallei yang pada pokoknya sama dengan rencana yang kemudian dilaksanakan.
Pernyataan Fransen van de Putte pada 23 Februari 1891 dijadikan rujukan mengenai produktivitas pekerjaan irigasi.
Cremer pada April 1891 menjadikan tidak diajukannya pekerjaan irigasi Solo-vallei sebagai keberatan terhadap Menteri Koloniën.
De Ingenieur 1892 mengutip Koloniaal Verslag 1890 yang dilengkapi sampai Mei 1891, bahwa ada rencana meneliti apakah dam Oedjong Piring-Djamoeanrif diperlukan untuk sementara mempertahankan Wester vaarwater.
“Volgens berichten van Mei jl. bestond het voornemen om te doen onderzoeken in hoeverre de aanleg van den bovenbedoelden dam van Oedjong Piring naar Djamoean-rif onvermijdelijk is...”
Pierson selesai dengan nadere nota over het irrigatie-werk in de Solo-vallei.
Pierson menghubungi Cremer untuk menekankan pentingnya irigasi umum dan Solo-vallei secara khusus.
Surat Pierson kepada Cremer diperkirakan tiba di Belanda sekitar 1 Agustus 1891.
Setelah mengetahui rencana Pierson, Van Dedem meminta nadere inlichtingen kepada Gubernur Jenderal.
Van Dedem mulai menjabat sebagai Minister van Koloniën pada 21 Agustus 1891.
Dokumen menyebut tujuh hari setelah Van Dedem menjabat, ia mengagendakan irigasi Solo-vallei.
Nota de Meijier mengutip depêche Van Dedem bertanggal 28 Agustus 1891.
Van Bosse memberi keterangan bahwa voor-ontwerpen stuw dan muara baru Solo ke utara telah siap dan biaya diperkirakan 18 juta gulden.
Surat Van Dedem kepada Pemerintah Hindia menegaskan kebutuhan data yang cukup untuk membawa rencana yang dipersiapkan baik ke Staten-Generaal.
Pierson menyatakan pada akhir 1892 dengan berat hati meminta verlof ke Nederland karena kepentingan pekerjaan.
Rancangan undang-undang tentang bevloeiing en afwatering van de Solo-vallei masuk dalam zittingjaar 1892–1893.
Java 1903 mencatat bahwa Verslag der Burgerlijke Openbare Werken pertama berjalan sejak 1892. Sumber ini menjadi rujukan untuk peta dan uraian pekerjaan waterstaat.
“kaarten van groote door den Waterstaat uitgevoerde werken berusten in de archieven en zijn ten deele in de Verslagen der Openbare Werken opgenomen... Het eerste loopt over 1892.”
De Ingenieur 1892 mencatat rujukan artikel J. L. Pierson berjudul De plannen tot verbetering der bevloeiing en afwatering van de Solo-vallei, dilengkapi satu pelat.
“De plannen tot verbetering der bevloeiing en afwatering van de Solo-vallei (met 1 pl.), door J. L. Pierson.”
Pada tahun 1892, De Ingenieur memuat pembahasan wetsontwerp untuk aanleg van een dam in het Westgat van Soerabaija dari Oedjong Piring ke Djamoeanrif.
“Wetsontwerp voor den aanleg van een dam in het Westgat van Soerabaya, Oedjong-Piring-Djamoean-rif...”
De Ingenieur 1892 mencatat bahwa total biaya pekerjaan Solo Vallei diraming 18 juta gulden, termasuk 5,5 juta gulden untuk membuat uitwatering baru atau pemindahan muara Solo menjauh dari Westgat.
“Voor het tot stand brengen van deze nieuwe uitwatering is onder de 18 millioen, waarop de totale kosten van de werken ten behoeve van de Solo-vallei geraamd zijn, eene som van 5 1/2 millioen begrepen.”
Advies yang disetujui oleh chef technisch bureau dan direktur BOW disebut bertanggal 19 April 1892.
Advies kedua yang disetujui oleh chef technisch bureau dan direktur BOW disebut bertanggal 23 Juni 1892.
Setelah menerima jawaban mengenai dam Westgat dan rencana irigasi Solo Vallei, commissie dalam Eindverslag yang ditetapkan pada 29 Juni 1892 menilai pembahasan publik atas voorstel sudah cukup siap.
“Na kennis genomen te hebben van dit antwoord, is de Commissie, blijkens het Eindverslag, vastgesteld op 29 Juni 1892, van oordeel dat de openbare beraadslaging over het voorstel genoegzaam is voorbereid.”
Stukken yang diterima Van Dedem pada September menjadi dasar pengajuan voorstel ke Kamer pada Januari tahun berikutnya.
Aanbesteding untuk Solo-werken pada 1893 gagal atau memang harus gagal karena kelemahan persiapan dan data.
Kontraktor besar di Belanda pada 1893 memperingatkan Menteri tentang raming yang tidak tepat dan harga satuan yang rendah.
Pada bulan-bulan terakhir 1893 mulai dilaksanakan sebagian hoofdkanaal; biaya grondverzet mengecewakan dan penduduk sekitar kurang berminat bekerja.
Dalam 1893 disebut ada beberapa insinyur Hindia di Holland yang berpengalaman dalam pembangunan karya besar tetapi tidak dimanfaatkan Menteri Van Dedem.
Insulinde menyebut bahwa sejak 1893, Conrad tampak tidak sepenuhnya percaya terhadap rencana Solo Vallei.
Rencana utama 1893 terdiri dari pembendungan Sungai Solo di Ngloewak, pembangunan hoofdkanaal dan zijkanalen, serta pemindahan muara Solo sekitar 50 km ke Sidajoe Lawas.
Pada hoofdplan 1893, raming biaya disebut 18 sampai 19 juta gulden.
Java 1903 menyebut bahwa pekerjaan air besar yang diharapkan menghidupkan kembali tanah-tanah Solo Vallei mulai dilaksanakan pada 1893.
“Het grootsche waterwerk, dat levenwekkend zou zijn voor de ... gronden der Solo-vallei, is in 1893 aangevangen. Een sluis te Ngloewak ... zou ... voeren in het hoofdkanaal.”
Van Dedem datang dengan voorstellen kepada Kamer pada Januari 1893.
Setelah indiening, Van Dedem mengabarkan kepada Pemerintah Hindia bahwa wetsontwerp telah dikirim ke Kamer.
Pierson melalui missive kepada Direktur BOW mengakui bahwa raming 18 juta gulden akan terlampaui sekitar 50%.
Dalam zitting Tweede Kamer, Roëll mempertanyakan apakah pekerjaan irigasi selalu produktif.
Java 1903 mencatat bahwa Verslag 1894 memuat beschrijving penting mengenai Brantas berdasarkan gegevens Becking. Informasi ini berguna sebagai pembanding hidrologi Jawa Timur terhadap Solo.
“Het verslag van 1894 bevat eene belangrijke beschrijving van de Brantas, naar door Becking verstrekte gegevens.”
Dokumen menyebut redevoering Cremer di Burgerplicht Amsterdam tanggal 13 April 1894, tetapi konteks pembahasan merujuk awal 1891.
Pierson menyatakan raming yang telah dinaikkan 50 persen masih terlalu rendah dan pekerjaan Rembang perlu dinaikkan 100 persen terhadap estimasi 1892.
Dalam evaluasi komisi, laporan P. Grinwis Plaat tahun 1895 mengenai irigasi di Italia Utara dan Spanyol disebut sebagai referensi teknis penting.
“Het verslag ... door den Ingenieur bij den Waterstaat in Nederlandsch-Indië P. Grinwis Plaat ... over de bevloeiïngen in Noord-Italië en Spanje. 1895.”
Koloniaal Verslag 1896 mencatat bahwa pada tahun 1895 sebagian wilayah Residentie Rembang mengalami kerusakan akibat Solo-rivier yang beberapa kali meluap.
“Een deel der residentie Rembang had schade aan tabaks- en andere aanplantingen door de Solo-rivier, die eenige malen buiten hare oevers trad.”
Koloniaal Verslag 1896 menyebut bahwa pada tahun 1895 dua werklieden ditempatkan untuk membantu chef der irrigatiewerken in de Solo-vallei.
“Twee werklieden werden geplaatst ter beschikking van den chef der irrigatiewerken in de Solo-vallei.”
Dokumen menyebut pada 27 Februari 1895 untuk Solo-werk dibuat eene geheele nieuwe begrooting.
Dalam kunjungan Van Houten ke pekerjaan Solo-vallei, kekurangan kuli menjadi salah satu bagian pembahasan bersama Pierson.
Surat Pierson dd. 25 November 1895 membahas penggunaan kuli Tionghoa impor dan pertimbangan graafwerktuigen untuk pekerjaan tanah.
Insulinde menyebut artikel-artikel Locomotief tahun 1896 yang menunjuk beberapa kondisi tidak semestinya dalam Solo-werken.
Rapport Slinkers-Mensinga berangkat dari gewijzigde raming 1897, tetapi De Indische Gids mengkritik raming tersebut.
Kraus pada 1897 dipanggil menjadi hoogleeraar di Pol. School te Delft; informasi ini muncul terkait komisi penyelidikan Solo-projecten.
De Indische Gids menyebut sejak pernyataan Menteri pada 1897 telah diketahui bahwa pekerjaan akan menelan biaya beberapa juta lebih besar.
Pada November 1897, Mackay meminta keterangan kepada Menteri tentang besarnya kenaikan raming Solo-werken.
Java 1903 menyebut bahwa karena biaya sangat mengecewakan atau tegenvallen, pekerjaan Solo Vallei pada 1898 dischors/ditangguhkan.
“Om het sterk tegenvallen der kosten zijn deze werken in 1898 geschorst. Zij waren verbonden met de verlegging van den riviermond...”
Dalam perhitungan lanjutan disebut setelah 1 Januari 1898 masih ada sekitar 24 juta gulden untuk pekerjaan irigasi sebenarnya.
Van Houten menjawab Gubernur mengenai kesulitan biaya pekerjaan tanah dan kekurangan kuli pada pekerjaan Solo-vallei.
Nota de Meijier yang dikutip dalam debat Eerste Kamer disebut bertanggal 8 Agustus 1898.
NRC membuat pembahasan redaksional tentang Solo-werken pada 17 November.
De Gelder mengirim ingezonden stuk yang dimuat pada 19 November sebagai protes terhadap pembahasan NRC.
Insulinde tanggal 22 November menyebut artikel Locomotief tahun 1896 mengenai keadaan yang tidak semestinya pada Solo-werken.
Pembahasan umum dimulai pada 22 November dan para insinyur Hindia hadir di tribune.
Onderafdeeling 75: Bevloeiings- en afwateringswerken, bruggen, wegen en andere waterstaatswerken sebesar ƒ5.022.000 mulai dibahas.
Dalam debat 25 November 1898, Cremer menjelaskan posisi Van Dedem dan Pierson.
De Indische Gids menyebut tulisan Insulinde berjudul De Solo-werken in de Tweede Kamer pada 29 November.
Dokumen merujuk Indische Gids December-aflevering 1898 halaman 1495/1496 sebagai sumber pembahasan Solo-werken.
Pada 7 Desember 1898 diadakan pertemuan pendahuluan antara Menteri Koloni dan tiga anggota pertama komisi. Disepakati bahwa anggota yang berada di Nederland segera mempelajari masalah teknis Solo Vallei.
“In de eerste voorloopige samenkomst ... den 7n December 1898, werd overeengekomen, dat de in Nederland vertoevende leden onmiddellijk het technische vraagstuk zouden in studie nemen.”
Tanggal 18 December 1898 muncul dalam bagian ulasan terkait Solo-werken dan polemik pers.
Melalui beschikking 23 Desember 1898, Litt. A², No. 37, dibentuk Komisi Penasihat untuk memberi advies tertulis mengenai tindakan selanjutnya terhadap pekerjaan Solo Vallei yang telah diskors.
“De Commissie ... bij beschikking van 23 December 1898, Litt. A², n°. 37, benoemd met opdracht schriftelijk advies uit te brengen over de wijze waarop verder zal zijn te handelen met betrekking tot de geschorschte werken in de Solo-vallei op Java.”
Memorie van Antwoord atas Voorloopig Verslag Komisi Rapporteurs Indische begrooting Eerste Kamer diajukan pada 27 Desember 1898.
Dalam deel I tahun 1899, De Indische Gids memuat bagian De Solo-werken in de Eerste Kamer sebagai lanjutan pembahasan.
Bagian De Solo-werken in de Eerste Kamer merujuk bahwa debat Tweede Kamer telah dimuat pada Januari-aflevering 1899.
Pada 19 Januari 1899 Prof. J. Kraus berangkat dari Genua menuju Jawa untuk melakukan penelitian lapangan terhadap Solo-werken.
“Reeds den 19n Januari 1899 kon de heer Kraus uit Genua vertrekken.”
Pada 13 Februari 1899, setelah kedatangan Kraus di Hindia Belanda, dilakukan pembahasan pertama di kantor De Meijier di Batavia.
“Den 13n Februari daaraanvolgende werd de eerste bespreking op het bureel van het lid de Meijier te Batavia gehouden.”
Setelah sekitar tujuh bulan bekerja di Hindia Belanda, Kraus dianggap telah memiliki cukup data untuk kembali ke Nederland.
“Na een verblijf van ongeveer zeven maanden zag de heer Kraus zich in het bezit gesteld van genoegzame gegevens om de thuisreis te aanvaarden.”
Segera setelah pemeriksaan lapangan Maret 1899, Kraus memulai pekerjaan teknis yang sangat besar di hoofdbureau Solo-werken di Bodjonegoro.
“Spoedig daarop werd de zeer omvangrijke arbeid op het hoofdbureau der Solo-werken te Bodjonegoro door den heer Kraus ter hand genomen.”
Dari 3 sampai 23 Maret 1899 dilakukan pemeriksaan lapangan bersama terhadap Solo-werken, disertai kunjungan ke pekerjaan irigasi di Demak dan Tegal.
“Het gemeenschappelijk, plaatselijk onderzoek der werken, gepaard aan een bezoek van de bevloeiïngswerken in Demak en Tegal, volgde van 3 Maart tot 23 Maart.”
Bagian Maandelijksche Revue bertanggal 20 Maret 1899 mencatat pembahasan berbagai sumber pers tentang Solo-quaestie.
J. F. Quant menulis artikel bergambar “Bevloeiing op Java” di Eigen Haard No. 12–15, terkait irigasi Jawa pasca tegenvaller Solo-vallei.
Pada Juni 1899, Leemans melakukan studiereis ke wilayah irigasi kanaal Villoresi dan Cavour-kanaal di Italia Utara sebagai bahan pembanding evaluasi Solo Vallei.
“Door het lid Leemans werd in Juni 1899 een studiereis gemaakt naar de irrigatie-gebieden van het kanaal Villoresi en het Cavour-kanaal.”
Pada 29 November 1899 Kraus kembali ke Delft setelah menyelesaikan pekerjaan lapangan dan pengumpulan data di Hindia Belanda.
“Den 29 November 1899 keerde hij te Delft terug, weldra gevolgd door het lid De Meijier.”
Pada 13 Desember 1899 komisi dapat mengadakan rapat lengkap pertama di Delft setelah Kraus dan De Meijier kembali.
“Zoodat de commissie haar eerste voltallige vergadering kon houden te Delft, den 13n December 1899.”
Setelah rapat lengkap pertama di Delft, pekerjaan bersama komisi dapat segera dimulai dan diselesaikan dalam tujuh bulan.
“Waardoor de gemeenschappelijke taak te Delft onmiddellijk kon worden ter hand genomen en binnen zeven maanden ten einde gebracht.”
Dalam pembentukan komisi, Menteri berharap advis komisi cukup cepat agar pada begroting 1900 dapat diajukan voorstellen definitif.
Java 1903 menyebut bahwa Sungai Solo dijelaskan dalam Verslag nopens de werken in de Solo-vallei yang disusun oleh Kraus, Leemans, De Meyier, dan Telders pada 1900.
“De Solo wordt beschreven in het Verslag nopens de werken in de Solo-vallei, door Kraus, Leemans, DeMeyier en Telders in 1900 uitgebracht.”
Laporan Komisi Penasihat Solo-vallei-werken disebut telah terbit sebagai dokumen penting setebal 350 halaman, dengan 30 lampiran dan 23 pelat lipat.
“Het zeer belangrijk rapport ... omvat niet minder dan 350 bladzijden druks, met 30 bijlagen en 23 uitslaande platen.”
Laporan komisi disusun dalam beberapa bab yang membahas Solo-rivier, Solo-vallei, uitmonding in het Westgat, rencana sebelumnya, pelaksanaan hingga schorsing, irigasi, afwatering, pengalihan Solo-rivier, raming biaya, werkplannen, dan ekonomi proyek.
“Het verslag is op deze wijze ingedeeld: Hoofdstuk I ... Solo-rivier, de Solo vallei en de uitmonding der Solo-rivier in het Westgat ...”
Komisi menyimpulkan bahwa manfaat langsung Solo-werken, setelah dikurangi biaya pemeliharaan dan eksploitasi, tidak cukup untuk menjamin bunga dan pelunasan biaya pembangunan.
“Manfaat langsung pekerjaan, setelah dikurangi onderhoud dan exploitatie, tidak cukup untuk bunga dan aflossing aanlegkosten sebagaimana diringkas dalam pembahasan ekonomi laporan.”
Dalam laporan komisi, advies teknis mengenai irigasi ditetapkan secara bulat, tetapi pada penilaian ekonomi terdapat perbedaan pandangan, terutama antara mayoritas komisi dan De Meijier.
“Artikel merangkum bahwa pada aspek teknis advies irigasi bersifat bulat, sedangkan pada aspek ekonomi komisi tidak sepenuhnya satu suara.”
Pada edisi Agustus 1900, Tijdschrift voor Nederlandsch-Indië memuat résumé laporan Komisi Penasihat tentang Solo-vallei-werken mulai halaman 444.
“Tijdschrift voor Nederlandsch-Indië, Augustus 1900, inhoud: Het Verslag van de Commissie van advies in zake de Solo-vallei-werken, bladz. 444.”
Dalam pembahasan begrooting van Nederlandsch-Indië voor 1901, laporan Komisi Solo-vallei-werken menjadi salah satu bahan penting untuk menilai kelanjutan proyek.
“Daftar isi Tijdschrift voor Nederlandsch-Indië 1900 memuat Begrooting van Nederlandsch-Indië voor 1901 dan Begrooting in de Tweede Kamer, yang menjadi konteks politik lanjutan setelah laporan komisi.”
Timeline ini akan terus diperbarui berdasarkan arsip, peta lama, laporan teknis, catatan parlemen, surat kabar, dan hasil penelusuran lapangan yang relevan dengan Solo Vallei.