Bendungan Karangnongko dapat menjadi momentum penting untuk mengkaji kembali pengembangan irigasi Solo Vallei. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah potensi pemanfaatan intake kanan untuk mendukung layanan irigasi Bojonegoro dan kemungkinan pengembangan menuju Lamongan.
Namun demikian, gagasan tersebut harus diuji melalui analisis teknis, termasuk neraca air, elevasi layanan, kebutuhan air irigasi, trase saluran, dan integrasi dengan sistem waduk eksisting.
Catatan Kajian
Artikel ini disusun sebagai bahan edukasi dan kajian awal. Data teknis, peta, angka kapasitas, trase, serta batas bidang perlu diverifikasi terhadap dokumen resmi dan hasil survey lapangan.